Password
Username  
Password
Lupa Password? | Register
:: STUDY IN JAPAN ::
> Kenapa Belajar di Jepang?
> BEASISWA
> NIHONGO CENTER
> KYOSHIN L.A.
> NIHON WELLNESS SPORT UNIV.
> EHLE INSTITUTE
> KYOTO MINSAI
> MEISEI INSTITUTE
> STUDY TOUR (NEW)
:: CONTACT US ::
Telp 021-736 2639
HP 0838-932-111-72
WhatsAPP 0838-932-111-72
PinBBM 742A3501
kontak@shinjukucenter.com
YM fris96@yahoo.com
> FACEBOOK
> TWITTER
Shinjukucenter | BELAJAR DI JEPANG
KENAPA BELAJAR DI JEPANG?
 

Berikut ini kami berikan beberapa alasan kenapa kita atau putra-putri kita harus melanjutkan pendidikan di Jepang.

1. Lembaga - Lembaga Pendidikan yang Berkualitas tinggi.

Lembaga-lembaga pendidikan di Jepang banyak menelurkan pemenang hadiah nobel terbanyak di Asia. Kualitas pendidikan di segala bidang ilmu pengetahuan pun sudah terkenal di seluruh dunia. Meskipun bukan negara yang memiliki wilayah yang luas dan sumber daya alam yang kaya, Jepang memiliki kekuatan ekonomi yang tinggi karena didukung oleh lembaga-lembaga pendidikan yang berkualitas tinggi.

2. Tersedia Banyak Lembaga Pendidikan di Berbagai Bidang.

Anda dapat memilih bidang pendidikan apa saja yang ingin Anda tekuni. Semuanya tersedia di Jepang. Saat ini Jepang memiliki :

  • Program Pasca Sarjana (616 lembaga)
  • Program Sarjana (778 lembaga)
  • Program Junior Collage (395 lembaga)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (58 lembaga)
  • Lembaga Pendidikan Pelatihan Spesialisasi atau Specialized Training Collage (3.311 lembaga)
  • Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang.

3. Tersedia Banyak Beasiswa yang Lengkap.

Beasiswa-beasiswa yang bisa didapatkan oleh siswa selain dari pemerintah pusat Jepang (Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Jepang) tapi juga oleh lembaga-lembaga lain seperti JASSO, Pemerintah Daerah Jepang, dan lembaga-lembaga swasta lainnya. Silahkan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai beasiswa ke Jepang, khususnya untuk orang Indonesia.

4. Pengalaman Mengenal Kebiasaan Orang Jepang dan Kebudayaan Jepang.

Selain mempelajari bidang yang sedang Anda tekuni, Ada juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal kebudayaan Jepang yang kaya dan sangat menarik. Contohnya kebudayaan tradisional seperti Zen, Kabuki, Sumo, Cha no Yu, Shodo dan lain-lain, dan kebudayaan modern seperti Anime, J-Music, manga (komik), dan lain-lain.

Selain itu, siswa juga bisa mengambil hal-hal yang positif dari kebiasaan orang Jepang seperti kedisiplinan, kerja keras, menjaga kebersihan, tepat waktu dan menepati janji, sopan santun, dan lain-lain untuk diterapkan kemudian di setelah pulang ke Indonesia.

5. Kenyamanan Tinggal di Jepang.

Kehidupan di Jepang terbilang aman dan nyaman. Prosentasi tindak kejahatan di Jepang yang terendah di dunia. Selain itu juga ditunjang pula oleh tekhnologi medis dan sistem perawatan kesehatan yang baik bagi mahasiswa asing. Transportasi juga sudah sangat maju dengan ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan membuat suasana lebih nyaman untuk proses belajar.

sumber : MEXT (Ministry of Education, Culture, Sports, Science dan Technology Japan.

Menurut angket yang dilaksakan oleh JASSO (Japan Student Services Organization), jawaban dari mahasiswa yang sedang belajar di Jepang ketika ditanya, "Kenapa memilih Jepang sebagai tempat belajar" berdasarkan jawaban terbanyak adalah sebagai berikut :

  1. Tertarik dengan kehidupan sosial di Jepang dan ingin hidup di Jepang (53,1%)
  2. Ingin belajar Bahasa Jepang dan Budaya Jepang (46,4%)
  3. Tertarik pada Pendidikan dan Penelitian di universitas, dan lain-lain di Jepang (33,2%)
  4. Ingin bekerja di bidang yang berhubungan dengan Jepang (29,3%)
  5. Direkomendasikan oleh teman, kenalan, keluarga, dan lain-lain (26,4%)
  6. Ada bidang yang ingin dipelajari (25,1%)
  7. Ingin mengenal budaya negara lain (22,3%)
  8. Jaraknya dekat (21,1%)
  9. Karena ada program pertukaran pelajar (4,7%)
  10. Karena mendapat beasiswa (4,0%)

Sedangkan ketika ditanyakan kepada alumni yang sudah pernah belajar di Jepang, bagaimana kesan mereka setelah belajar di Jepang, 84,4% menjawab bahwa kesan mereka terhadap Jepang menjadi lebih baik. Selain itu juga, 65,5% dari alumni Jepang merekomendasikan supaya belajar di Jepang.

Demikianlah, apakah Anda tertarik untuk belajar di Jepang?


LEMBAGA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG DI JEPANG

Perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi (Universitas dan Akademi) di Jepang pada umumnya dilakukan dalam Bahasa Jepang dan sedikit sekali lembaga yang memberikan perkuliahannya dalam Bahasa Inggris.

Agar bisa mengikuti perkuliahan di Jepang diperlukan kemampuan bahasa Jepang kira-kira LEVEL 1 (N1) dalam ujian JLPT ( Japanese Language Proficiency Test ). Level ini bisa dicapai bagi mereka yang sudah belajar bahasa Jepang selama lebih dari 600 - 900 jam. Apabila belajar di Jepang diperlukan waktu selama 1 - 2 tahun untuk mencapai level ini. Sedangkan apabila belajar di negara asal walaupun kemampuan masing-masing berbeda-beda maka diperlukan beberapa tahun untuk bisa mencapai level ini.?

Karena membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa lulus Ujian Kemampuan Bahasa Jepang Level 1 (N1) di negara asal, untuk mempersingkat waktu, siswa sebaiknya belajar Bahasa Jepang dulu di lembaga-lembaga pendidikan Bahasa Jepang yang berada di Jepang. Seperti yang sudah diterangkan di atas, untuk mencapai LEVEL 1 (N1), hanya diperlukan waktu 1 ~ 2 tahun saja. (tapi tetap saja tergantung dengan kesungguhan dan kemampuan siswa dalam belajar Bahasa Jepang).

1. Rata - Rata Biaya Hidup dan Belajar di Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang di Jepang.

Biaya selama belajar di Pendidikan Bahasa Jepang adalah sebagai berikut :

  • Biaya Pendaftaran : kira-kira 30.000 Yen.
  • Biaya Sekolah : antara 450.000 Yen ~ 700.000 Yen/tahun (tergantung kota dan daerahnya. Biaya sekolah di lembaga pendidikan di kota kecil biasanya lebih murah dibandingkan di kota besar).
  • Biaya Asrama : antara 20.000 yen ~ 50.000 (tergantung sekolahnya)
  • Biaya hidup (makan, transportasi, jalan dan lain-lain : antara 50.000 Yen ~ 80.000 Yen.

Biaya di atas belum termasuk biaya pesawat terbang PP dari Indonesia ke Jepang, biaya pengurusan Visa dan biaya lain-lain.

Meskipun tergolong mahal untuk ukuran orang Indonesia, tapi siswa asing bisa mendapatkan keringanan dengan diijinkannya kerja sambilan (Part time job) oleh Pemerintah Jepang. Hanya saja siswa asing hanya boleh bekerja selama 28 jam/minggu. Boleh bekerja satu hari penuh jika libur. Jika dihitung honor 1 jamnya adalah 800 Yen. Setiap bulan kita bisa mendapatkan kira-kira minimal 89.600 Yen atau jika dikurs ke Rupiah ( 1 Yen = 110 Rupiah) menjadi Rp. 9.856.000,00. Cukup untuk biaya hidup satu bulan (bahkan bisa menabung jika kita bisa hemat). Belum jika ada libur panjang. Bisa kita gunakan untuk kerja sambilan satu hari penuh.

2. Syarat dan Prosedur Belajar di Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang di Jepang.

Syarat untuk masuk lembaga pendidikan Bahasa Jepang secara umum adalah telah menyelesaikan 12 tahun masa pendidikan (SD sampai SMU atau yang setingkat dengan itu). Tetapi ketentuan tsb tidak berlaku bagi siswa asing yang ingin mempelajari Bahasa Jepang saja tanpa berniat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Siswa asing tersebut cukup memilih kursus umum atau jenis kursus lainnya di lembaga pendidikan Bahasa Jepang yang telah diakui oleh Association for the Promotion of Japanese Language Education (APJLE) tanpa perlu mengikuti Program Pendidikan Persiapan Masuk Universitas di lembaga pendidikan tersebut.

Seleksi masuk umumnya dilakukan melalui seleksi dokumen, di samping itu banyak yang melakukan wawancara pada siswa (termasuk penjamin), melakukan test kemampuan akademis dan ada pula yang meminta penjamin atau penghubung siswa. Adapun dokumen yang diminta umumnya terdiri dari :

  • Formulir pendaftaran
  • Transkip Nilai
  • Ijazah Pendidikan Terakhir
  • Surat Rekomendasi
  • Bukti Kemampuan Finansial
  • Surat keterangan kesehatan
  • Biaya pendaftaran (kira-kira 30.000 Yen)
  • Dokumen lain perihal penjamin *
  • Wawancara Penjamin *
  • Ujian lokal di Indonesia *

Ket * = bila diperlukan oleh lembaga pendidikan yang dipilih.

Tanyakan kepada lembaga pendidikan yang anda pilih mengenai syarat-syarat umum dan khususnya karena persyaratan masing-masing lembaga pendidikan mungkin berbeda-beda. Setelah menerima semua dokumen tsb, pihak lembaga pendidikan akan mengirimkan pemberitahuan hasil seleksi kepada pelamar dan pihak sekolah akan memproses pelamaran visa untuk calon siswa (pelamar).

3. Waktu Pendaftaran

Secara umum kursus dengan lama belajar 1 atau 2 tahun dimulai pada bulan April sedangkan kursus dengan lama belajar 1,5 tahun dimulai pada bulan Oktober. Batas waktu pendaftaran di setiap sekolah berbeda-beda tetapi umumnya sekitar bulan Oktober~Desember untuk kursus yang dimulai pada bulan April dan sekitar bulan April ~ Juni untuk kursus yang dimulai pada bulan Oktober. Ada pula kursus yang dimulai pada bulan Juli dan Januari meskipun jumlahnya sangat sedikit.
Dengan mempertimbangkan waktu untuk mendapatkan formulir pendaftaran, persiapan dokumen, pengiriman, dsb maka keseluruhan persiapan sebaiknya harus sudah dilakukan minimal 6~8 bulan sebelum perkuliahan dimulai.

Sumber : JASSO (Japan Student Services Organization)

::: DAFTAR LEMBAGA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG DI JEPANG :::

Berikut ini adalah daftar lembaga-lembaga pendidikan Bahasa Jepang terbaik yang bekerja sama dengan SHINJUKUCENTER.

 

 


Jika ada pertanyaan dan konsultasi mengenai lembaga pendidikan Bahasa Jepang di Jepang, silahkan hubungi kami di :