Password
Username  
Password
Lupa Password?
:: PELAJARAN BHS JEPANG ::
> Pel 1 : Lafal dan Pengucapan
> Pel 2 : Salam dan Ungkapan
> Pel 3 : Huruf Hiragana
> Pel 4 : Huruf Katakana
> Pel 5 : Huruf Kanji
> Pel 6 : Angka
> Pel 7 : Jam dan Menit
> Pel 8 : Hari dan Tanggal
> Pel 9 : Cara Panggil Orang
> Pel 10 : Pola Kalimat Dasar
> Pel 11 : Perkenalan Diri
> Pel 12 : Kata Tunjuk
> Pel 13 : Kata Tunjuk Tempat
> Pel 14 : Kosakata Kata Benda
> Pel 15 : Kata Sifat
> Pel 16 : Kata Kerja
> Pel 17 : Iku Kuru Kaeru
> Pel 18 : Kata Kerja Transitif
> Pel 19 : Saya Suka
:: KERJASAMA ::
> Terjemahan dan Interpreter
> Lowongan Kerja

LAFAL
 
 

LAFAL atau pengucapan bunyi (HATSU'ON) dalam Bahasa Jepang tidak dibunyikan satu huruf-satu huruf seperti huruf Alfabet tapi berdasarkan satu suku kata, terdiri dari Huruf Konsonan dan Huruf Vokal.

Berikut ini adalah lafal dalam Bahasa Jepang :

Perhatian : Lafal yang berwarna merah adalah pengecualian. Untuk melatih pengucapan Bahasa Jepang, dengarkan dan tirukan bunyinya.

Dengarkan AUDIO LAFAL :

a i u e o ga gi gu ge go
ka ki ku ke ko za ji zu ze zo
sa shi su se so da ji dzu de do
ta chi tsu te to ba bi bu be bo
na ni nu ne no pa pi pu pe po
ha hi fu he ho
ma mi mu me mo
ya yu yo
ra ri ru re ro
wa wo/o
n
kya kyu kyo gya gyu gyo
sha shu sho ja ju jo
cha chu cho bya byu byo
nya nyu nyo pya pyu pyo
hya hyu hyo
mya myu myo
rya ryu ryo

Kata atau kalimat dalam Bahasa Jepang terdiri dari gabungan suku kata -suku kata yang ada di tabel di atas.

HURUF YANG SELAIN DISEBUT DI ATAS :

Seperti yang kita lihat pada tabel di atas, ada beberapa bunyi dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang tidak terdapat di dalam Lafal Bahasa Jepang.

Lalu bagaimana jika orang Jepang ingin mengucapkan kata dari Bahasa Asing (selain Bahasa Jepang) misalnya dalam Bahasa Indonesia terdapat bunyi LA, LI, LU, LE, LO TI, DI dan sebagainya, sedangkan dalam Bahasa Jepang tidak ada?


Jika ada kasus tersebut, maka bunyi dalam Bahasa Asing itu umumnya diubah/dimodifikasi menjadi bunyi yang terdapat dalam tabel pengucapan Bahasa Jepang. yang mendekati bunyi aslinya. Misalnya bunyi LA, LI, LU, LE, LO menjadi RA, RI, RU, RE, RO, bunyi TI menjadi CHI dan DI menjadi JI.

Contoh :

ITALIA : ITARIA
RADIO : RAJIO
VIDEO : BIDEO
HOTEL : HOTERU
LEMON : REMON

KONSONAN MATI :

Konsonan mati yang terdapat dalam lafal Bahasa Jepang hanya N saja, contoh : KABAN (=tas), SHINBUN (=surat kabar), SENSEI (=guru) dan sebagainya.

Bunyi Konsonan mati yang terdapat di dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang tidak terdapat di dalam Bahasa Jepang dalam Bahasa Jepang, diberi tambahan huruf vokal di belakang konsonan mati. Umumnya diberi huruf Vokal [ u ] di belakang huruf konsonan mati, kecuali konsonan mati [ t ] dan [ d ] diberi huruf vokal [ o ] di belakangnya.

Contoh :

MILK : MIRUKU
ISLAM : ISURAMU
BED : BEDDO
IRAK : IRAKU
RESTORAN : RESUTORAN

PENGHILANGAN BUNYI [ u ] DAN [ i ] :

Bila sebuah kata terdapat bunyi [ u ] dan [ i ] di akhir kalimat atau diikuti dengan huruf konsonan [ k ], [ s ], [ t ], [ p ] dan [ h ], maka umumnya bunyi vokal [ u ] dan [ i ] tersebut dihilangkan.

Misalnya GAKUSEI dibaca GAKSEI, DESU dibaca DES, MASHITA dibaca MASHTA, GOZAIMASU dibaca GOZAIMAS saja dan masih banyak lagi contohnya.

HURUF VOKAL PANJANG :

Panjang pendeknya bunyi vokal membedakan arti. Oleh karena itu kita mesti berhati-hati dalam pengucapan.

Contoh :

OBAASAN (NENEK) : OBASAN (TANTE)
KOKO (DI SINI) : KOUKOU (SMA)
OJIISAN (KAKEK) : OJISAN (PAMAN)
YUKI (SALJU) : YUUKI (KEBERANIAN)

 


Jika ada pertanyaan mengenai pambahasan di atas, silahkan hubungi kami melalui email atau ke alamat di bawah ini :

SHINJUKUCENTER

Telp. 021-3350 3283/Hp. 0838 932 111 72
email : kontak@shinjukucenter.com

Jika telepon tidak diangkat, mohon SMS kepada kami, nanti akan kami telepon balik.
Terima kasih sebelumnya.
   Copyright © 2010 Shinjukucenter.com All rights reserved.