Password
Username  
Password
Lupa Password? | Register
:: PELAJARAN BHS JEPANG ::
> Pel 1 : Lafal/Pengucapan
> Pel 2 : Salam dan Ungkapan
> Pel 3 : Huruf Hiragana
> Pel 4 : Huruf Katakana
> Pel 5 : Huruf Kanji
> Pel 6 : Angka
> Pel 7 : Jam dan Menit
> Pel 8 : Hari dan Tanggal
> Pel 9 : Cara Panggil Orang
> Pel 10 : Pola Kalimat Dasar
Pelajaran Selanjutnya...
:: KURSUS BAHASA JEPANG ::
> Kursus Reguler
> Kursus Intensif
> Kursus Privat
> Kursus Online
> In House Training
:: TRANSLATION SERVICE ::
> Translation
> Interpretation
:: INDONESIAN LANGUAGE ::
Indonesian Language Training
:: STUDY IN JAPAN ::
> Kenapa Belajar di Jepang?
> BEASISWA
> NIHONGO CENTER
> KYOSHIN L.A.
> NIHON WELLNESS SPORT UNIV.
> EHLE INSTITUTE
> KYOTO MINSAI
> MEISEI INSTITUTE
> STUDY TOUR (NEW)
CARA PANGGIL ORANG (YOBIKAKE)
 
Minna-san, untuk pelajaran ke-9 ini mungkin sudah banyak yang mengerti, tetapi tidak ada salahnya kalau kita bahas di sini karena kita yakin masih banyak juga yang masih sama sekali tidak tahu Bahasa Jepang.

Kenapa kita pilih topik "cara panggil orang" atau dalam bahasa Jepangnya yobikake, ini karena berhubungan erat dengan kebudayaan Jepang atau sopan santun di Jepang. Cara panggil orang akan menentukan kesopanan kita dalam berbahasa Jepang. Jangan sampai karena kita salah memanggil, kita dicap sebagai orang yang tidak punya sopan santun atau kurang ajar.

Ok, sekarang kita mulai dari yang paling umum dulu :

1. SAN

Mungkin sudah banyak yang tahu kalau san itu diletakkan di belakang nama orang untuk memanggil nama orang tersebut. Ini adalah cara panggil untuk seseorang pada umumnya. san ini bisa berarti PAK, BU, MAS, MBAK dan lain-lain. Laki-laki atau perempuan, tua atau muda untuk memanggil nama orang dengan sopan, kita mesti ditambah dengan san ini. Terutama jika kita belum akrab dengan orangnya. Yang harus diingat adalah, nama sendiri tidak boleh dikasih san. Ini hanya digunakan untuk menyebut nama orang lain saja. Contoh panggilan menggunakan san : Yamada-san, Kobayashi-san, Agus-san dan lain-lain.

2. KUN

kun umumnya dipakai untuk memanggil anak remaja laki-laki atau bawahan atau yunior kita. Meskipun kadang-kadang ada juga atasan/guru yang memanggil bawahan/murid perempuannya dengan menambahkan kata kun di belakangnya. Yang perlu diingat, ini hanya untuk memanggil orang yang sebaya atau lebih muda dari kita dan sudah akrab. Kita tidak boleh pakai kun untuk memanggil senior atau atasan kita.Contoh panggilan menggunakan kun adalah : Tarou-kun, Oki-kun, Ichiro-kun dan lain-lain.

3. CHAN

chan itu untuk panggilan sayang. Seringnya dipakai untuk memanggil anak kecil, tapi bisa juga untuk memanggil cewek atau cowok yang sudah akrab dengan kita. Contoh panggilan menggunakan chan adalah : shizuka-chan, Shin-chan, Wati-chan dan lain-lain.

4. SENSEI

Untuk memanggil guru kita, kita harus menambahkan sensei di belakang nama beliau. Atau tanpa sebut namanya, kita panggil sensei saja, itu sudah berarti PAK GURU atau BU GURU. Meskipun begitu, sensei sebenarnya gak cuma untuk panggilan guru saja, orang-orang yang mempunyai keahlian khusus juga dipanggil sensei. Misalnya untuk memanggil DOKTER, kita panggil beliau dengan sensei.

5. SEMPAI

Ini untuk memanggil SENIOR kita. Kita boleh menyebut nama terus menambahkan kata sempai atau cukup dengan sempai saja.

Sebenarnya masih banyak lagi yobikake yang lain, tapi untuk sementara kita cukupkan sampai di sini dulu. Kami harap di antara kalian ada yang nambahin supaya informasinya tambah banyak.