Kehidupan di Jepang

Berikut ini hal-hal pokok yang harus diperhatikan ketika siswa mau berangkat ke Jepang.

 

ASRAMA


 

Ketika mendaftar sekolah Bahasa Jepang, pihak sekolah biasanya memberikan daftar apartemen yang bisa dipilih oleh siswa untuk disewa. Di dalam daftar tersebut biasanya ditampilkan foto-foto apartemennya, jarak dari sekolah, fasilitas dan biaya sewanya. Siswa tinggal memilih tipe apartemen yang disukai dan tentu saja yang sesuai dengan anggarannya. Setelah siswa memutuskan apartemen yang mana, pihak sekolah akan mengurus penyewaannya. Ketika sudah sampai di Jepang, siswa akan diantar oleh staff sekolah ke apartemennya untuk menyelesaikan administrasinya.

Biaya sewanya biasanya ditentukan oleh single room atau share room, luas ruangan, fasilitas, jarak dari sekolah dan berada di kota mana. Sewa apartemen di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka dan Kyoto biasanya lebih mahal dibandingkan dengan apartemen di kota-kota kecil di Jepang. Biaya sewa termurah sewa apartemen di Jepang adalah sekitar 15.000 Yen/bulan (biasanya di kota kecil dan share room) dan paling mahal bisa lebih dari 100.000 Yen (biasanya di kota besar dan dengan fasilitas yang lengkap). Biaya tersebut belum termasuk gas, listrik dan air yang biasanya menghabiskan uang sebesar minimal 5.000 Yen/bulan.

Pilihlah apartemen yang sudah lengkap fasilitasnya seperti tempat tidur, lemari, meja, dapur, AC/Heater, Internet dan lain-lain supaya kita tidak repot untuk menambah sendiri lagi fasilitasnya.

Jika merasa kurang cocok dengan daftar apartemen yang diajukan oleh pihak sekolah Bahasa Jepang, siswa bisa mencarinya sendiri agen property di Jepang yang bisa mencarikan apartemen yang sesuai dengan keinginan kita.

 

MAKAN DAN MINUM


 

Biaya makan dan minum di Jepang merupakan salah satu yang menguras saku para pelajar asing dikarenakan harganya yang mahal-mahal. Untuk sekali makan di kantin sekolah biasanya sekali makan menghabiskan biaya minimal 400 Yen tapi jika makan di restoran bisa menghabiskan uang sebesar minimal 750 Yen.

Untuk itu, supaya bisa lebih berhemat, siswa sebaiknya bisa memasak sendiri di dapur apartemen/asrama dengan membeli bahan-bahan makanan di pasar swalayan. Jika bisa berhemat, siswa hanya akan menghabiskan uang sebesar 20.000 Yen/bulan.

Untuk minuman, harga minuman botol seperti soft drink, susu atau kopi di vending machine, super market dan mini market rata-rata sebesar 150 Yen (ada yang lebih murah ada juga yang lebih mahal). Sedangkan untuk air putih tidak perlu beli karena air kran di Jepang bisa langsung di minum.

 

TRANSPORTASI


 

Ongkos untuk transportasi di Jepang juga lumayan mahal. Dalam satu bulan biasanya anggaran untuk transportasi bagi siswa asing minimal 10.000 Yen. Transportasi di sini yang dimaksud adalah kereta dan bis untuk perjalanan dari apartemen ke sekolah atau ke tempat kerja sambilan. Ongkos sekali naik kereta atau bis rata-rata 150 Yen (ada yang lebih murah dan ada yang lebih mahal).

Untuk lebih menghemat biaya transportasi sehari-hari, siswa bisa membeli sepeda. Sepeda yang baru biasanya harganya yang paling murah sekitar 15.000 Yen tapi kalau mau berhemat bisa membeli sepeda bekas yang bisa dibeli seharga sekitar 5.000 Yen.

 
 

TELEPON DAN INTERNET


 

Di jaman sekarang ini, manusia tidak bisa lepas dari telepon dan internet. Terutama pelajar asing yang jauh dari keluarga dan teman-teman di Indonesia, pasti sesekali ingin menelpon ke Indonesia untuk sekedar melepas kangen atau mengabarkan sesuatu yang penting.

Seperti halnya di Indonesia, Handphone di Jepang juga beraneka ragam. Kalian bisa membelinya di toko-toko elektronik Jepang. Selain harganya juga bermacam-macam, membeli handphone di Jepang menggunakan sistem kontrak per tahun. Pilihlah handphone yang sesuai dengan kebutuhan. Biaya pemakaian handphone rata-rata 5.000 Yen/bulan, sudah termasuk dengan paket data internet.

Untuk kontrak pembelian hanphone, kalian harus membawa Paspor, Resident Card, Stempel dan informasi akun bank kalian.

Untuk pemakaian internet, biasanya di sekolah kita bisa menggunakan Wifi sekolah dan ada juga apartemen yang sudah membebaskan biaya internet dengan menggunakan Wifi yang dipasang oleh pemilik apartemen.

Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi sendiri perusahaan handphonenya.

 

ASURANSI KESEHATAN


 

Setiap pelajar asing yang memiliki visa pelajar wajib mengikuti asuransi kesehatan nasional. Asuransi kesehatan ini sangat bermanfaat bagi pelajar asing karena sangat membantu biaya pengobatan siswa jika siswa sakit. Dengan memiliki asuransi kesehatan nasional, siswa hanya akan membayar 30% saja dari biaya pengobatan di Jepang yang terkenal mahal sedangkan 70% nya ditanggung oleh Pemerintah Jepang.

Premi asuransi kesehatan nasional berbeda-beda tergantung kota tempat tinggal siswa. Tapi rata-rata sebesar 20.000 Yen per tahun.

 
 




Comments are closed.



HUBUNGI KAMI


KANTOR PUSAT


Ruko ITC DEPOK No.34
Jl. Margonda Raya No.56 RT.2. Rw.11
Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas
DEPOK 16431
Telp: 021 -772 - 2897
Mobile/WhatsApp : 0838 – 9291 – 1253
Email : kontak@shinjukucenter.com


CABANG BEKASI


Perumahan Griya Antareja Residence Blok A5
Jati Makmur, Pondok Gede
BEKASI – JAWA BARAT
Telp./WhatsApp : 0812 – 9676 – 1505
Email : bekasi@shinjukucenter.com